Daun Kentut dan Khasiatnya

Bagikan :
Daun Kentut

(Paederia scandends [Lour.] Merr.)
Famili: Rubiaceae


a. Uraian tumbuhan
Daun Kentut Herba tahunan, batang merambat, pangkal berkayu, panjang 3--5 m. Tumbuh di ketinggian 1-2.100 m dpl., tumbuh liar, kadang dirambatkan di pagar sebagai tanaman obat. Daun tunggal, tangkai panjang, letak berhadapan, bentuk bundar telur sampai lonjong, pangkal membulat, ujung runcing, tepi rata, panjang 3--12,5 cm, lebar 2--7 cm, pertulangan menyirip. Bila diremas, berbau busuk seperti kentut. Bunga majemuk malai, ke luar dari ketiak daun atau ujung percabangan. Mahkota bunga warna putih, bagian dalam tabung berwarna ungu gelap. Buah bulat, warna kuning, mengilap, panjang 4--6 mm.

b. Kandungan Kimia
Asperuloside, deacetylasperuloside, scandoside, paederoside, paederosidic acid, gammasitosterol, arbutin, aleanolic, dan minyak menguap.

c. Bagian yang digunakan
Seluruh tumbuhan (Paederiae Herba / chinese fevervine herb). Di luar negri, sudah dibuat obat suntik. Injeksi obat ini menimbulkan rasa sakit di tempat suntikan.

d. Sifat dan khasiat
Sifatnya manis, asin, lembut, masuk meridian limpa, lambung, hati, dan paru. Khasiatnya memperkuat lambung, melancarkan energi vital, membuyarkan sumbatan darah, penghilang rasa sakit (analgetik), peluruh kentut (karminatif), peluruh kencing (diuretik), peluruh dahak (mukolitik), penambah nafsu makan (stomakik), antibiotik, antiradang, penghilang lembab dan batuk, penawar racun (detoksifikasi), pereda kejang.

e. Indikasi
Sel darah putih berkurang (leukopenia) akibat penyinaran (radiasi) dan menghilangkan nyeri akibat kanker. Juga diindikasikan untuk pengobatan kolik kandung empedu atau saluran cerna, perut kembung, gangguan penyerapan makanan pada bayi, sakit kuning, radang usus, disentri, bronkhitis, batuk rejan, reumatik, nyeri akibat memar, keseleo atau tulang patah, kencing tidak lancar dan keracunan organic phosphorus pada produk pertanian. Air rebusan atau pipisan herba digunakan untuk pengobatan herpes zooster, radang kulit, eksim, luka, abses, bisup, borok, atau gigitan ular berbisa.

f. Cara pemakaian
Herba segar 15--60 g direbus dalam 3 gelas air hingga hanya tersisa 1 gelas. Setelah dingin, air rebusan diminum.

g. Efek farmakologi
(1) Analgetik. (2) Pemberian infus (0,5 g/kg BB) secara intravena mempunyai efek hipotensif pada kucing yang dianaestesi.

Catatan
Minum herba ini menimbulkan bau yang khas pada napas dan kencing si pemakai.

Sumber: http://www.oocities.org/melawankanker/tanamanantikanker/daunkentut.html

POSTING BERKAITAN

TEMPLATE DESIGN BY
m-template | by:bagas96
eXTReMe Tracker
waplog
www.mobicontent.blogspot.com
© 2009-2012 | Full Download | Other Blog : Healthy Living Solutions | Gadget Infinity | Automotive Reviews
| Best Mobile Phones